Tadzkirah

UBN Soroti Keserakahan sebagai Pemicu Kerusakan Alam

 

JAKARTA–Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir atau karib disapa UBN menegaskan bahwa berbagai bencana yang terjadi di Indonesia bukan semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi akibat ulah manusia yang merusak keseimbangan lingkungan. Pernyataan itu ia sampaikan dalam tausiyahnya baru-baru ini menanggapi meningkatnya bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah, khususnya di Sumatra.

“Kerusakan bukanlah karena alam, bencana bukan karena alam. Sang Pencipta sudah mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut adalah akibat perbuatan manusia,” ujar UBN, merujuk pada Surah Ar-Rum ayat 41.

Menurutnya, alam telah diciptakan dalam keseimbangan, curah hujan, sungai, dan ekosistemnya telah ditata dengan keteraturan. Namun, kerusakan masif terjadi karena keserakahan sebagian orang yang merusak alam demi kepentingan pribadi.

“Manusia-manusia serakah, pemimpin-pemimpin bodoh, tangan-tangan durjana, itulah yang menyebabkan bencana yang sesungguhnya,” kata UBN.

Ia menegaskan bahwa masyarakat kecil yang mengambil hasil alam sekadar untuk kebutuhan hidup bukanlah pihak yang paling bertanggung jawab. Justru kerusakan besar, menurutnya, lahir dari praktik eksploitasi oleh para pemilik modal dan pengambil kebijakan di kota-kota besar.

“Ada tangan-tangan kotor dari pemimpin dan penguasa yang jahat tanpa memikirkan hukum alam. Akibatnya menimpa semuanya,” ujar UBN.

UBN mengingatkan bahwa peringatan ilahi itu seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk kembali menjaga keseimbangan alam dan menghentikan praktik perusakan yang merugikan masyarakat luas.*

Exit mobile version