Tetaplah Meminta Ampun kepada Allah

Oleh KH Bachtiar Nasir
Ada pesan Ibnul Qoyyim Al-Jauziah dari Kitab Al-Fawaid yang perlu kita ingat. Ada tiga pesan Ibnu Qoyyim yang berupa nasihat-nasihat yang berlaku dalam kehidupan kita semua.
Tetap Memohon Kepada Allah
Ketika kamu sedang berjalan menuju Allah, jangan pernah bosan untuk terus berada di depan pintu-Nya walau kamu merasa terusir. Jangan pernah berhenti untuk memberikan alasan walau harus berulang-ulang, karena apabila Dia hanya membuka pintu bagi orang-orang yang diterima doanya selain engkau, maka jika ada yang begitu, katakan kepada mereka bahwa mereka adalah pembohong. Tetaplah masuk seperti anak kecil, tetap menengadahkan tangan ke langit meminta kepada-Nya.
Ingatkah kalian ketika saudara Yusuf berkata, “Bersedekahlah kepada kami, agar aku dan keluargaku bisa bertahan hidup”? Kepada makhluk saja kita bisa mengatakan itu.
Sedangkan manusia saja walau pernah dikecewakan masih bersedia menerima ampunan, seperti Nabi Yusuf. Sehingga kepada hamba yang datang untuk meminta agar kehidupannya bertambah baik, Allah akan terus membuka pintu-Nya.
Tetaplah masuk ke dalam haribaan Allah Subhana Wa Ta’ala, merengeklah kamu di hadapan Allah.
Saudara Yusuf saja berharap dan meminta bantuan kepada Yusuf yang tidak lagi dikenali oleh saudara-saudaranya dan sudah menjadi wazir. Ketika saudara Yusuf meminta sedekah kepada Yusuf yang telah dicelakakan, mereka masih mendapatkan apa yang diinginkannya. Saudara-saudara Yusuf tidak malu meminta sedekah kepada Yusuf yang telah mereka celakakan.
Terlebih Allah Subahana Wa Ta’ala, Dia akan membuka pintunya bagi manusia yang mengetuk pintu-Nya. Pasti akan disambut-Nya.
Lembutkan Amarahmu
Percayakanlah amarahmu kepada dirimu yang merasa telah lembut kepada si pemilik kelembutan, sebab emosi itu seperti anjing yang jika kamu lepaskas dia bisa merusak, bisa melakukan kebodohan, dan rusaklah semuanya. Karenanya jangan biarkan emosimu liar, sebaiknya kandangkan emosimu kepada si kelembutan.
Jika amarah tidak dipercayakan kepada kelembutan, emosi bisa seperti anjing yang bila dilampiaskan bisa mengakibatkan kerusakan.
Mendekat kepada Allah
Orang-orang yang senantiasa suka berdua-duaan dengan Allah SWT berarti dia sedang berinvestasi agar dirinya senantiasa berlaku lembut karena Allah Subhana Wa Ta’ala.
Orang-orang yang senantiasa memelihara kesunyian bersama Allah saja, akan memberikan dampak psikis ketertundukan yang total kepada hukum Allah dan sunah Rasulullah shalallahi alaihi wassalam.
(*)