Menjaga Diri di Waktu Mulia
Oleh KH Bachtiar Nasir
Alhamdulillah kita masih berada di Bulan Rajab. Tepatnya hari ini tanggal 16 Rajab. Ini artinya kita sudah melewati separuh bulan suci ini.
Terkait bulan suci, yang Rajab adalah salah satunya, ada perintah Allah kepada kita seperti tertera di At-Taubah ayat 36:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ٣٦
Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.
Kalimat kutipan di ayat tersebut yang perlu kita perhatikan adalah:
فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ
“Maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu).”
Tadabbur ayat
Tadabbur dari penggalan ayat 36 surah At-Taubah ini adalah larangan menganiaya diri sendiri di bulan-bulan haram dengan menjauhi kezaliman. Tujuannya, agar tumbuh kebiasaan untuk menjauh dari maksiat hingga akhirnya terbentuklah akhlak baik yang permanen.
Bukan berarti di bulan lain dibolehkan bermaksiat. Tetapi pada bulan-bulan haram adalah training menjaga diri dari kemaksiatan atau kezaliman.
Allah mengaitkan waktu ini dengan penghormatan diri terhadap syariat-Nya. Misal menahan lisan, mengendalikan amarah, menjaga pandangan.
Dari sini lahir kepekaan iman. Apa yang awalnya terasa berat, lama-lama akan menjadi kebiasaan dan menjadi akhlak permanen.
Jika seorang hamba belum mampu memperbanyak amal saleh, maka menjaga diri dari maksiat sudah merupakan kemenangan. Sebab dosa yang ditahan hari ini adalah benteng bagi dosa di masa besar.
Inilah hikmah agung di balik larangan tersebut, mengapa kita dilarang menganiaya diri sendiri. Agar menuju istikomah dalam takwa dan akhlak baik yang permanen.
Barangsiapa yang menjaga Bulan Rajab ini dengan menjauhi kezaliman, maka Allah akan memberikan rahmat dengan ketenangan hati, dengan keberkahan waktu, dan terjaga dalam jalan ketaatan.
