KSP

Apa itu Bulan Rajab Mudhor?

Oleh KH Bachtiar Nasir

Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menciptakan alam semesta dan segala isinya, termasuk menciptakan waktu dan ketetapan syariah yang terkait.

Sekarang kita berada di Bulan Rajab, salah satu dari empat bulan suci menurut penanggalan Hijriyah.

Bulan Rajab disebut juga Bulan Rajab Mudhor seperti dikatakan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam:

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Di sini ada penegasan tentang ketetapan waktu-waktu ibadah terkait bulan-bulan yang disucikan.

Di antara hikmah syariah Islam yang perlu kita syukuri adalah Islam menetapkan waktu-waktu ibadah dan meluruskan waktu-waktu sesuai ketetapan Allah.

Penetapan bulan haram bukan sekadar informasi kalender tapi adalah menjaga kemurnian agama dan kseimbangungan ajaran para Nabi.

Nabi bersabda, Rajab itu Mudhor, maksudnya adalah terletak antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.

Asal-usul Nama Rajab Mudhor 

Berkata Imam Nawawi:

Dulu terjadi perbedaan pendapat antara Bani Mudhor dan Bani Robi’ah mengenai Bulan Rajab.

Bani Mudhor menetapkan bulan Rajab adalah bulan yang berada antara Jumadil Akhir dan Bulan Syaban. Sedangkan Bani Robi’ah menetapkan bulan Rajab sebagai Ramadhan.

Karenanya Nabi menisbatkan Rajab kepada Bani Mudhor, bukan kepada Bani Robi’ah. Sebab Bani Mudhor menetapkan Rajab sesuai dengan syariat yang ditetapkan oleh Allah.

Sebutan Rajab Mudhor, karena Rajab yang dimaksud dalam syariah Islam adalah Rajab yang dipraktekkan oleh Bani Mudhor.

Rajab Mudhor adalah koreksi sejarah sekaligus juga penjagaan syariah dari sisi waktu.

Sebelumnya pernah ada kekacauan penanggalan oleh beberapa pihak karena adanya manipulasi dengan menggeser bulan-bulan haram karena kepentingan hawa nafsu berkaitan dengan peperangan. Di sini makna bulan haram menjadi relatif dan politis.

Dengan penegasan bahwa Rajab yang dipakai adalah Rajab Mudhor, artinya berada di antara Jumadil akhir dan Syaban. Di sinilah Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam meluruskan sejarah terkait waktu.

Dengan hadits ini juga Nabi mengembalikan penanggalan kalender Islam berdasarkan ketetapan ilahiah dan astronomi, bukan berdasarkan ketetapan manusia.

Ini menunjukkan bahwa waktu menurut Islam adalah bagian dari wahyu.

Dari imam Nawawi, di sini menegaskan:

1. Rajab dinamakan mudhor karena ditetapkannya kebenaran di antara perbedaan. Mudhor sesuai dengan syariat Islam sementara kaum lain tidak.

2. Dinamakan Mudhor karena penghormatan terhadap sikap Bani Mudhor yang menjaga kesucian Rajab.

3. Mereka lebih memperlihatkan bulan Rajab, sikap menghormati waktu-waktu Allah ini dinilai baik oleh Islam. Islam menilai sejarah sesuai dengan kebenaran.

Sayangnya banyak muslim yang tidak menyadari bahwa sekarang adalah bulan Rajab. Mereka hanya ingat sekarang bulan Desember dan lupa bahwa sekarang berada di bulan suci Rajab.

Exit mobile version