Berita

UBN Resmikan Masjid Darurat Nurul Huda, Bagikan 1.000 Paket Sembako

MANGGARAI, NTT — Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) meresmikan Masjid Darurat Nurul Huda di Roe, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.000 paket sembako juga dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Acara dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain sembako, panitia membagikan nasi box kepada jamaah yang hadir dalam rangkaian kegiatan peresmian masjid darurat tersebut.

UBN hadir bersama Imam Besar Masjid Nurul Huda, Ketua AQL Humanity Ustaz Firman Fabi, dan Ketua LAZNAS AQL Samade Saputra.

Masjid darurat tersebut disiapkan sebagai fasilitas ibadah bagi masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana. Keberadaannya diharapkan dapat membantu warga tetap menjalankan aktivitas keagamaan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Peresmian masjid juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dan menguatkan kebersamaan setelah bencana. Selain sebagai tempat ibadah, masjid menjadi salah satu ruang bagi warga untuk berinteraksi dan menjalankan kegiatan keagamaan.

 

1.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

Pembagian sekitar 1.000 paket sembako dilakukan setelah peresmian Masjid Darurat Nurul Huda. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana selama masa pemulihan.

Nasi box juga dibagikan kepada jamaah yang mengikuti kegiatan di masjid. Bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan yang dilakukan bersamaan dengan penyediaan fasilitas ibadah.

Penyediaan masjid darurat dan bantuan pangan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi masa pemulihan. Bantuan kebutuhan dasar ditujukan untuk menopang kehidupan warga, sedangkan keberadaan masjid diharapkan menjaga keberlangsungan ibadah dan aktivitas keagamaan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan AQL Humanity bersama sejumlah pihak untuk membantu masyarakat terdampak bencana di wilayah Roe, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.*

Exit mobile version