Di Youth Islamic Digital Fest, UBN Gugah Anak Muda Manfaatkan Gadget untuk Dakwah

JAKARTA–Jakarta Islamic Center (JIC) menggelar Youth Islamic Digital Fest di Convention Hall JIC, Jakarta Utara, Jumat-Ahad (2-4/12/2022). Pada sesi Ahad (4/12/2022), diselenggarakan talk show menghadirkan Ustaz Bachtiar Nasir (Pimpinan AQL Islamic Center) dan Kang Handy Bonny (pendakwah milenial).
Dalam pemaparannya Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan penting dakwah di dunia digital. UBN menilai, saat ini kondisi media sosial sesuai dengan yang digambarkan Alquran pada surat Al Hadid ayat 20.
“Yang viral di media sosial itu, yang senang-senang, berbangga-bangga, yang menampilkan perhiasan,” ungkap UBN.
Namun, situasi ini jangan membuat para penyeru kebajikan lantas berputus asa. UBN yakin konten negatif dapat diimbangi dengan konten-konten positif yang kreatif.
“Barangsiapa yang mampu mengendalikan, mengubah yang negatif menjadi positif maka akan viral juga. Diperlukan konten-konten kreatif. Dibutuhkan anak-anak muda yang kreatif,” ujar UBN.
Untuk berdakwah di dunia digital, lanjut UBN, gunakanlah gadget secanggih mungkin, memori penyimpanan besar, kuota internet tidak terbatas.
“Selama itu untuk dakwah, maka silakan pakai Hp tercanggih. Untuk ilmu, silakan,” tegas UBN.
Sementara itu, Kang Handy Bonny mengungkapkan generasi muda merupakan kelompok yang paling banyak terpapar efek negatif media informasi.
“Pengguna media sosial dan media informasi terbanyak anak muda. Imbasnya juga kebanyakan kepada anak muda,” kata Kang Handy.
Banyak generasi muda yang terpengaruh pola pikir dan perilakunya menjadi LGBT, penzina, pemabuk karena derasnya arus informasi negatif di berbagai media.
“Jangan sampai kita disetir oleh sosial media. Tapi bagaimana memanfaatkan sosial media sebagai kebajikan,” kata Kang Handy.*