Berita

De Lontong KSP, antara kajian pagi dan sarapan lontong

Ini yang kesekian kali Kajian Semangat Pagi (KSP) yang dikemas dengan suguhan sarapan lontong (De Lontong) diadakah di AQL Islamic Center. Menu utama sarapan di kajian ini adalah lontong sayur dari berbagai daerah dan menu sarapan lainnya. Jemaah membawa aneka makanan untuk dinikmati bersama.

Sabtu pagi tanggal 7 Januari suasana di AQL Islamic Center di Jalan Tebet Utara I – Jakarta Selatan sudah ramai. Jemaah KSP yang biasanya mengikuti kajian Ustadz Bachtiar Nasir secara online lewat zoom, pagi itu banyak yang sudah hadir. Jam 07.00 acara dimulai dan dipandu langsung oleh KH Bachtiar Nasir.

Ada yang istimewa di acara De Lontong kali ini. Selain para jemaah yang datang dari sekitar Jabodetabek, juga ada yang sengaja datang dari Surabaya, Tulangagung, Yogyakarta, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, bahkan dari Amerika Serikat. Kehadiran yang membuat suasana seperti halal bihalal di hari raya, ceria dan menyenangkan bagi yang hadir.

Tak lupa juga kemeriahan De Lontong kali ini menjadi spesial dengan hadirnya empat tamu cilik yakni, Hadiyya, Ellen, Aya, dan Feyza yang menjadi bintang tamu. Ustadz Deden dan Ustadz Bachtiar menguji kemampuan Aya dengan sambung ayat yang awal ayatnya dibacakan oleh Hadiyya, Ellen, dan Feyza. Masya Allah, kehadiran anak-anak ini menjadi keceriaan tersendiri. Setiap malam mereka dan beberapa jemaah cilik lainnya juga mengikuti kajian tadabbur Qur’an atau 3Mqu (Malam Muhasabah Munajat Al-Qur’an) bersama orangtua atau nenek mereka. Anak-anak ini bergantian membacakan ayat-ayat yang akan ditadabburi dan bacaan mereka sungguh luar biasa indah.

Hadirnya anak-anak pada kajian orang dewasa membuktikan, betapa menariknya mempelajari Al-Qur’an untuk semua umur, tidak hanya orang dewasa.

Bu Alfa Khalawiyati dari Tulangagung memberikan kesan tersendiri. Dia berkisah, sebelum Ellen lahir Bu Alfa melihat program Hafidz Indonesia di salah satu stasiun TV swasta, di mana KH Bahctiar Nasir menjadi salah satu jurinya. Dia terkesan pada kehebatan para peserta hafidz yang bisa menghapal Al-Qur’an. Mereka mendapat perhatian dari para ustadz yang menjadi juri. Bu Alfa ingin sekali kelak anaknya bisa kenal dan dielus kepalanya oleh Ustadz Bachtiar Nasir. Alhamdulillah keinginannya kesampaian. Qadarullah putri Bu Alfa, yakni Ellen di acara De Lontong kemarin ini kembali bertemu langsung dengan Ustadz Bachtiar dan Ustadz Deden.

Bu Siti Iswari, eyang dari Hadiyya yang setiap malam juga mengikuti kajian tadabbur secara online sangat berkesan bisa hadir di acara De Lontong Sabtu lalu. “Senang sekali bisa hadir, kami merasakan persahabatan, persaudaraan, dan kedekatan berlandaskan satu tujuan, yakni mempelajari Al-Qur’an melalui Ustadz Bachtiar dan Ustadz Deden.”

Sungguh, Al-Qur’an menjadi jembatan bagi para jemaah KSP dan 3Mqu untuk bersama-sama mentadabburi ayat-ayatnya. Meski hanya lewat online, tetapi kebersamaan ini lambat laun mengikat erat seperti saudara antarjemaah. (*)

 

Exit mobile version