Artikel

Semangat Muharram untuk Memperbaiki Niat

 

Segala sesuatu berawal dari bagaimana niatnya, innamal a’malu binniyat إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ (sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung pada niatnya. – HR Bukhari dan Muslim)

Momentum masih di bulan Muharram sebagai awal tahun Hijriah, mengajak kita memaknai konsep hijrah dengan memperbaharui niat.

Hijrah bukan hanya soal berpindah tempat dari tempat yang buruk ke tempat yang lebih baik. Hijrah juga mengingatkan kita pada berpindahnya niat dari niat yang tidak baik menjadi niat yang baik.

“Hijrah yang paling utama adalah hijrah niat; kita perlu mempertanyakan kepada diri sendiri untuk siapa kita hidup? Untuk siapa kita bekerja?” ujar Ustad Bachtiar Nasir (UBN) kepada para jemaah di program UBN Newsroom dan Kuliah Semangat Pagi (KSP), pada tanggal 3 Muharram 1448H atau 18 Juni 2026.

UBN mengingatkan, bahwa hidup seorang muslim bukanlah dengan pencitraan, tetapi hidup untuk Allah Subhana Wa Ta’ala. Siapa yang sudah benar niatnya, Allah akan luruskan tujuannya. Dan siapa yang tujuannya adalah Alla, maka akan lindungi langkahnya dari gemerlap dunia.

Lihat Surah At-taubah ayat 20:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْۙ اَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللّٰهِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ ۝٢٠

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Tiga Pilar Kemenangan

Dari Surah At-Taubah ayat 29 ini, Allah mengatakan, sungguh beruntung orang-orang yang berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah.

Orang-orang itu tinggi derajatnya di sisi Allah, meskipun bagi manusia dia rendah. Jika di awal Muharram ini orang-orang sudah memahami ayat ini, mereka akan mendapatkan derajat yang tinggi dan kemenangan dari Allah.

Di ayat ini dikatakan tiga hal: Iman, jihad, dan hijrah. Inilah tiga pilar kemenangan.

Inti hijrah, bukan soal berpindah tempat tetapi pindah orientasi. Banyak orang yang berubah tetapi bagaimana niatnya? Niat adalah pusat kendali amal. Bagaimana kerja kita, apakah kerja kita menjadi ambisi atau ibadah, semua tergantung dari niat.

Kemenangan sejati adalah berhasil masuk ke surga.

Iman adalah pondasi keberanian.
Hijrah adalah meninggalkan yang buruk menuju yang lebih baik.
Jihad mengerahkan seluruh kemampuan dan kesungguhan mengerahkan harta dan jiwa untuk Allah.

Tahun baru Hijriyah bukan hanya mengingatkan hijrahnya Rasulullah

Hijrah yang benar menuntut perubahan arah dari apa yang orang lihat kepada apa yang Allah ridhai.

Pesan inti dari surah At-Taubah ayat 20 ini adalah, Allah tidak hanya melihat besar kecilnya amal, tetapi untuk apa kita bekerja dan kontribusi apa yang kita berikan untuk umat.

Exit mobile version