Lawan Pembantaian di Palestina, UBN Serukan Umat Hadiri Aksi Damai Sumpah Pemuda

JAKARTA–Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) KH Bachtiar Nasir mengungkapkan kondisi Palestina yang tidak sedang baik-baik saja. Palestina tengah terancam upaya genosida yang dilakukan penjajah Israel.
“Palestina, kemanusiaannya hendak dimusnahkan. Bangsanya sudah dalam kondisi menghadapi genosida,” ungkap UBN, sapaan karib KH Bachtiar Nasir, Kamis (26/10/2023).
Kemanusiaan dan keadilan sudah lenyap di tanah Palestina. Yang ada adalah penderitaan dan pembantaian. Agama pun sedang diinjak-injak, apa pun agamanya di sana.
“Bahkan Amerika dan sekutunya menjadi bagian daripada persoalan besar, bukan menjadi solusi,” tegas UBN yang juga Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI).
Untuk itu, UBN mengajak umat Islam, terutama para pemuda untuk melakukan aksi Indonesia Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Sabtu (28/10/2023). Aksi bertajuk “Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia, Lawan Pembantaian di Palestina” berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

“Mari menjadi bagian yang tidak dituduh oleh Allah SWT, diam melihat saudara nya dibantai, melihat kemanusiaan tidak lagi dihargai, melihat agama tidak lagi dihargai,” ujar UBN.
UBN mendukung langkah para pemuda Indonesia pada momen Sumpah Pemuda untuk melakukan manifesto dan menunjukkan perlawanannya terhadap pembantaian di Palestina.
“Semoga Allah catat ini sebagai ibadah bagi kita semua sebagai bentuk perjuangan dan jihad kita bersama,” kata UBN.
UBN menekankan aksi Bela Palestina adalah bagian dari berunjukrasa yang dijamin konstitusi.
“Ini dibenarkan secara Undang-undang, secara demokrasi. Bahkan para petinggi negara pun sudah sepakat bahwa ada kekerasan yang harus dihentikan dan kita rakyat harus menjadi bagian yang bersama sama melawan ini semua,” ujar UBN.*
