KH Bachtiar Nasir: Belajar Birrul Walidain dari Maroko

JAKARTA–Piala Dunia 2022 di Qatar baru saja usai. Argentina berhasil meraih tropi even akbar FIFA empat tahunan ini setelah menumbangkan Prancis 3-3 (4-2). Piala Dunia 2022 merekam pesan-pesan dakwah yang menjadi sorotan masyarakat dunia.
KH Bachtiar Nasir mengatakan di antara pesan dakwah yang mewarnai perhelatan Piala Dunia 2022 ditunjukkan tim Maroko. UBN, demikian sapaan akrab KH Bachtiar Nasir merasa takjub menyaksikan cara selebrasi pemain Maroko saat merayakan kemenangan.
“Sofiane Boufal misalnya langsung menari-nari bersama ibunya. Pada kesempatan lain Achraf Hakimi juga langsung ke tribun mencari ibu, memeluk dan mencium. Sementara kiper Yassine Bounou menggendong anaknya,” ungkap UBN, Senin (19/12/2022).
Menurut UBN, apa yang diperlihatkan tim Maroko ini membuat rasa iri peradaban Barat. Mereka merasa rindu dan tertegun.
“Ketika melihat peradaban Timur, terutama budaya Islam yang dibawakan oleh para pemain Maroko, di sana mereka kemudian tertegun. Bahwa kerinduan mereka tentang arti sebuah keluarga. Barat terbiasa merayakan bersama pacarnya atau perempuan lain,” jelas UBN.
Dikatakan UBN, umat Islam di belahan mana pun bisa belajar dari Maroko. Demikian juga kepada masyarakat Indonesia, UBN berharap budaya baik ini bisa terus kokoh.
“Wahai anak-anak muda, wahai orang-orang berprestasi, ibumu lah yang senantias mencintaimu. Mulai dari kecil, diajarinya kamu berjalan. Berlari, diberikannya kamu nutrisi. Sehingga kamu menjadi kuat. Bahkan dia berpikir untuk pendidikanmu,” kata UBN.
“Jangan hilangkan di dalam dirimu, fitrah yang paling kamu butuhkan, adalah menghormati, memuliakan kedua orang tua. Birrul Walidain, belajar dari Maroko,” lanjut UBN mengakhiri.*
