Sedekah Tersembunyi

Oleh:
KH Bachtiar Nasir
SALAH satu sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Al Khabir, yakni yang Maha Mengetahui. Semua yang kita lakukan meski tersembunyi, pasti diketahui oleh Allah Ta’ala. Tidak ada satu pun, baik perkara baik maupun perkara buruk yang dapat kita sembunyikan dari Allah. Semua tidak luput dari pantuan Allah sebagai Al Khabir.
Dalam konteks sedekah, sifat Al Khabir Allah dijelaskan pada surat Al Baqarah ayat 271.
إِن تُبْدُوا۟ ٱلصَّدَقَٰتِ فَنِعِمَّا هِىَ ۖ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا ٱلْفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّـَٔاتِكُمْ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Pada ayat ini dijelaskan, jika kamu menampakan sedekahmu, maka itu tentunya baik. Jika menyembunyikan sedekahmu dan kamu berikan kepada fakir, maka itu lebih baik bagimu. Allah akan menghapus kesalah-kesalahan yang kamu kerjakan.
Tentu sedekah yang ditampakkan adalah hal yang baik. Ada kalanya perlu menampakkan sedekah atau sedekah secara terang-terangan. Misalnya untuk memotivasi orang lain untuk juga bersedekah. Atau sedekah atau infak yang terhimpun di masjid, diumumkan pemasukan maupun pengeluarannya. Itu hal yang baik.
Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahan bagi orang yang bersedekah sembunyi-sembunyi. Jadi diantara maksud berinfak atau bersedekah secara sembunyi-sembunyi itu sangat diperhatikan oleh Allah Ta’ala. Salah satu benefit orang yang berinfak secara sembunyi-sembunyi, Allah akan hapuskan kesalahannya. Mungkin ada kesalahan kita yang tidak disadarinya, maka dengan infak tersembunyinya maka Allah hapuskan kesalahannya itu.
Kok bisa begitu? Karena Allah bimaa ta’maluuna khabiir. Allah Maha Mengetahui yang tersembunyi. Sedekah tersembunyi membawa ampunan dari Allah Ta’ala. Karena yang Allah nilai itu niat kamu. Keyakinan kamu. Sisi dalam kamu.
Lakukan amalan-amalan tersembunyi. Karena di dalam diri kita banyak melakukan kesalahan-kesalahan tersembunyi. Yang kita kira Allah itu buta, kemudian kita sembunyi-sembunyi melakukan maksiat. Yang kita kira Allah itu tuli, kemudian kita bisik-bisik melakukannya.
Allah Maha Tahu detil kesalahan kita. Allah mengerti kesalahan-kesalahanmu, maka dihapuskanlah kesalahanmu dengan sedekah tersembunyi. Yang terang-terangan Allah tahu, yang sembunyi-sembunyi Allah juga tahu. Semua dinilai oleh Allah. Wallahu ‘alam bish shawab.*