Bersamalah Orang-orang yang Benar

Oleh : KH Bachtiar Nasir
Bismillahirrahmanirrahim,
Masalah jujur dan menjadi orang benar menjadi hal langka sekarang ini. Kita menyebutnya integritas. Dan menjadi barang mahal sekarang.
Mental pecundang bisa kita lihat di mana-mana, tetapi jujur dan amanah ada hal langka. Bagaimana bisa kita menyapu ruangan dengan sapu yang kotor? Adakah kejujuran dan integritas di dalam dunia pendidikan kita?
Agama kita mengajarkan Ash-Shiddiq, berlaku benar dan jujur. Sifat ini hanya dimiliki oleh bangsa-bangsa yang besar. Masyarakat bangsa yang dipenuhi orang-orang pecundang hanya akan menjadi keset kaki bangsa-bangsa lainnya.
Kita bisa belajar dari para syuhada yang gugur bukan demi memenuhi isi perut, bukan kepentingan pribadi dan kelompok, mereka gugur demi tegaknya sebuah bangsa.
Kita bisa belajar dari orang-orang saleh yang hidupnya didedikasikan untuk kecerdasan dan kemajuan bangsanya.
Karenanya, jadilah orang-orang yang membenarkan orang-orang shiddiq. Hal ini tidak bisa diikuti oleh orang-orang munafik. Allah akan menyiksa dan menghinakan orang-orang munafik jika mereka tidak bertaubat.
Tentang pentingnya bersama orang-orang yang benar disebutkan dalam Al-Qur’an:
Surah al-Ahzab ayat 24.
لِّيَجْزِيَ اللّٰهُ الصّٰدِقِيْنَ بِصِدْقِهِمْ وَيُعَذِّبَ الْمُنٰفِقِيْنَ اِنْ شَآءَ اَوْ يَتُوْبَ عَلَيْهِمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
“Agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika Dia kehendaki, atau menerima tobat mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Surah Taubat ayat 119:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.”
Ya Allah, lindungilah kami dari akhlak yang buruk.
Ya Allah, masukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang benar.
Jauhkan kami dari sifat pecundang dan munafik.(*)