Berita

Kuliah Subuh di Masjid Jogokariyan, UBN Sampaikan Kunci Lawan Israel

YOGYAKARTA–Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) KH Bachtiar Nasir atau karib disapa UBN menyampaikan kuliah Subuh bertema Palestina di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Sabtu (9/12/2023).

Pada awal ceramahnya, UBN mengajak jemaah untuk meneriakkan yel-yel. “Israel? Boikot! Boikot? Fisabilillah. Palestina? Free-free Palestina,” teriak UBN dengan lantang.

Menurut UBN, kemuliaan paling baik hari ini adalah Al Quds di Palestina. Konflik Israel-Palestina sejatinya bukan perang suku Arab, bukan perang antar negara dan sekutu.

“Tetapi ini adalah perang kemanusiaan, perang keumatan. Maka jihad menjadi panggilan bagi umat. Tidak hanya di dalam Gaza, tapi juga kita yang di Indonesia,” ungkap UBN.

UBN mendorong agar umat Islam Indonesia menjaga persatuan

“Tetap jaga persatuan, kurangi ego masing-masing. Siapapun Presiden Indonesia nanti, ajarkan anak-anak kita tentang Palestina. Gelorakan informasi Palestina di sekolah-sekolah, kampus-kampus. Bersatu dulu, ikhlas karena Allah,” jelas Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) ini.

Dilanjutkan UBN, ada satu janji Allah kepada bani Israel, yang menjadi petunjuk bagi umat, bagaimana bertempur dengan mereka.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Summa radadnaa lakumul-karrata ‘alaihim wa amdadnaakum bi-amwaaliw wa baniina wa ja’alnaakum aksara nafiiraa.”

“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka. Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar,” kata UBN mengutip surat Al Israa ayat 6.

Allah berjanji memberikan kejayaan kepada Bani Israel dengan tiga hal: kekayaan, keturunan, dan menjadi kelompok yang besar.

“Tidak ada satupun Allah sebut kata Iman disana. Artinya memang bukan karena keimanan bangsa Israel akan jaya. Sekaligus menjadi pertanda, bahwa kejayaan itulah titik awal kehancurannya,” ungkap UBN.

Maka dari tiga hal milik Israel itulah, harta, keturunan, dan kebesaran kelompoknya, umat Islam bisa memerangi mereka.

“Harta! Harta adalah poin utama, dan itu bisa kita serang bersama dengan satu kata: boikot!” tegas UBN.

Maka, jelas UBN, boikot harus diniatkan untuk berjuang di jalan Allah, harus dengan iman.

“Dan ketika iman bicara, maka jadilah itu boikot Fisabilillah,” ujar UBN.

“Barang siapa meninggikan agama Allah, maka akan ditinggikan Allah,” begitu tutup UBN sambil doa bersama.*